Sejak ribuan tahun lalu, tembaga sudah dipakai manusia karena sifatnya kuat, lentur, mudah dibentuk, dan tahan lama.
Makanya ia hadir di:
- alat rumah tangga
- perhiasan
- peralatan medis
- arsitektur & seni
🍳 Copper dalam Alat Rumah Tangga (Zaman Dulu)
Dulu, panci, wajan, teko air banyak dibuat dari tembaga karena:
✔️ Penghantar panas yang sangat baik
Panas merata → masakan tidak mudah gosong.
✔️ Memiliki sifat antimikroba alami
Bakteri & virus lebih cepat mati di permukaan tembaga dibanding besi atau plastik.
Bahkan sebelum ilmu mikrobiologi berkembang, orang sudah “merasakan” manfaat higienisnya.
⚠️ Tapi:
- Tembaga reaktif dengan makanan asam
- Bisa melarutkan ion tembaga berlebih → tidak aman jika tidak dilapisi
Karena itu, alat masak modern biasanya:
- dilapisi timah / stainless
- atau hanya bagian luar saja yang tembaga
💍 Copper dalam Perhiasan
Tembaga sering dipakai:
- sebagai logam murni
- atau campuran (misalnya kuningan, perunggu)
Kenapa disukai?
- Warna hangat kemerahan (earthy, klasik)
- Mudah dibentuk → detail artistik
- Terjangkau dibanding emas/perak
Kenapa kadang bikin kulit hijau?
Itu reaksi oksidasi:
- keringat + udara → copper oxide
- tidak berbahaya
- justru tanda tembaga aktif bereaksi
🏺 Copper dalam Budaya & Tradisi
Banyak peradaban memakai tembaga untuk:
- wadah air minum
- alat ritual
- perhiasan pelindung
Contoh:
- India & Ayurveda: air disimpan di wadah tembaga (tamra jal)
- Mesir & Yunani kuno: tembaga untuk penyembuhan luka
- Nusantara: perunggu (campuran tembaga) untuk artefak & gamelan
🧪 Apakah Copper dari Alat Bisa Masuk ke Tubuh?
Ya, dalam jumlah sangat kecil bisa:
- larut ke air atau makanan
- terutama jika wadah lama & tidak dilapisi
➡️ Dulu dianggap wajar & aman karena:
- dosisnya sangat kecil
- tidak dikonsumsi terus-menerus
- makanan alami belum terkontaminasi seperti sekarang
🧠 Kenapa Sekarang Jarang Dipakai Langsung?
Bukan karena jelek, tapi karena:
- standar keamanan pangan makin ketat
- risiko overexposure
- ada alternatif lebih stabil (stainless steel)
✨ Intinya
Copper sebagai logam itu material berjiwa tua
Ia hangat, protektif, dan sangat manusiawi—tapi harus dipakai dengan bijak.
