Ar-Rum (الروم) berarti “Bangsa Romawi” atau “Kekaisaran Romawi (Bizantium)”. Surah ini adalah surah ke-30 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 60 ayat.

Surah ini terkenal karena diawali dengan kabar yang pada saat itu tampak mustahil:

“Bangsa Romawi telah dikalahkan, di negeri yang terdekat. Namun setelah kekalahannya itu, mereka akan menang dalam beberapa tahun lagi…”
(QS. Ar-Rum: 2–4)

Saat ayat itu turun, Romawi memang sedang kalah telak dari Persia. Secara logika manusia saat itu, sangat sulit membayangkan mereka akan bangkit. Namun beberapa tahun kemudian, kabar itu benar-benar terjadi.

Karena itu, salah satu tema besar Surah Ar-Rum adalah bahwa Allah membalikkan keadaan sesuai kehendak-Nya. Kekalahan bisa menjadi kemenangan. Keadaan yang tampak buntu bisa berubah.

Selain itu, surah ini juga banyak mengajak manusia memperhatikan tanda-tanda (ayat-ayat) Allah di alam dan dalam kehidupan. Misalnya pergantian malam dan siang, penciptaan manusia, hujan yang menghidupkan bumi, perbedaan bahasa dan warna kulit—semuanya disebut sebagai tanda bagi orang yang mau berpikir.

Lalu ada ayat yang sangat sering dibacakan saat akad nikah, yaitu QS. Ar-Rum ayat 21:

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih (mawaddah) dan sayang (rahmah). Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.”

Ayat ini berbicara tentang ketenangan dalam pernikahan, kasih sayang, dan rahmat Allah.

Semoga Allah menambah ketenangan di hati dan memberkahi rumah tangga kita dengan mawaddah, rahmah, dan sakinah. Aamiin. 🤲🌿

Leave a Reply