Hal ini penting sekali diketahui sebelum ke Eropa, karena customs di sana cukup ketat, terutama soal makanan dan produk alami. Banyak traveler Indonesia kaget karena barangnya harus dibuang di bandara. ✈️
🍖 1. Produk daging
Umumnya tidak boleh masuk ke Uni Eropa.
Contoh:
- rendang
- abon sapi
- dendeng
- bakso instan
- sosis
- nugget
Walaupun vacuum dan kemasan pabrik, tetap sering disita.
🥛 2. Produk susu
Biasanya juga tidak boleh.
Contoh:
- susu bubuk
- keju
- yogurt
- kental manis
Alasannya: regulasi penyakit hewan.
🍜 3. Makanan instan yang mengandung daging
Contoh:
- Indomie rasa ayam / sapi
- mi instan dengan sachet daging
Kadang boleh, kadang ditahan tergantung pemeriksaan.
🥩 4. Bumbu yang mengandung udang atau daging
Contoh:
- terasi
- ebi
- sambal udang
Jika terdeteksi biasanya disita.
🌱 5. Tanaman dan bibit
Tidak boleh tanpa izin khusus.
Contoh:
- bibit tanaman
- daun segar
- tanaman hidup
🍊 6. Buah segar
Biasanya tidak boleh masuk.
Contoh:
- mangga
- salak
- jeruk
- pisang
Barang Makanan dari Indonesia yang Biasanya Aman
✔ kerupuk kering
✔ biskuit
✔ snack kemasan
✔ coklat
✔ kopi
✔ teh
✔ mie instan tanpa daging
Tips Traveler Indonesia ke Eropa
Kalau ingin membawa makanan:
Pilih yang:
✅ kering
✅ kemasan pabrik
✅ tidak mengandung daging / susu
Satu Hal Penting di Customs Eropa
Jika mereka bertanya:
“Do you have food in your bag?”
Sebaiknya jujur saja.
Biasanya mereka hanya:
- melihat
- lalu menyita jika tidak boleh
Tidak ada masalah besar jika jujur.
💡 Fakta menarik:
Banyak orang Indonesia pertama kali ke Eropa baru sadar bahwa di sana buah dari luar wilayah EU sangat ketat sekali aturannya. Bahkan 1 apel saja bisa disita di bandara.
