Copper (Cu) adalah mineral esensial yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil, tapi perannya besar. Tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri, jadi harus didapat dari makanan atau suplemen.
🌿 Fungsi Copper dalam Tubuh
1. Pembentukan Energi
Copper membantu kerja enzim yang terlibat dalam produksi energi sel.
Kalau copper kurang → tubuh gampang lelah.
2. Pembentukan Sel Darah Merah
Copper bekerja bersama zat besi (iron) untuk membentuk hemoglobin.
Tanpa copper, zat besi tidak bisa dimanfaatkan optimal.
Makanya, anemia tidak selalu soal kekurangan zat besi saja.
3. Menjaga Sistem Saraf
Copper penting untuk:
- Fungsi otak
- Transmisi sinyal saraf
- Kesehatan saraf perifer
4. Antioksidan Alami
Copper adalah bagian dari enzim Superoxide Dismutase (SOD)
→ salah satu antioksidan terkuat tubuh untuk melawan radikal bebas & penuaan sel.
5. Pembentukan Kolagen & Elastin
Ini penting buat:
- Kulit
- Pembuluh darah
- Tulang
- Sendi
✨ Kulit lebih kuat, elastis, dan proses penyembuhan luka lebih baik.
6. Mendukung Sistem Imun
Copper membantu:
- Aktivitas sel imun
- Respons tubuh terhadap infeksi
🧬 Copper & Kecantikan
Copper sering dikaitkan dengan:
- Kesehatan kulit
- Pigmentasi rambut (warna rambut alami)
- Anti-aging (karena perannya di kolagen & antioksidan)
🍽️ Sumber Alami Copper
- Kacang-kacangan & biji-bijian
- Seafood (kerang, tiram)
- Hati sapi
- Gandum utuh
- Kakao & dark chocolate 🍫
⚠️ Kekurangan vs Kelebihan
Kekurangan Copper bisa menyebabkan:
- Anemia
- Daya tahan tubuh menurun
- Rambut memutih lebih cepat
- Masalah saraf
Kelebihan Copper (jarang, biasanya dari suplemen berlebihan):
- Gangguan pencernaan
- Mual
- Masalah hati
➡️ Intinya: harus seimbang.
✨ Ringkasnya
Copper itu kecil jumlahnya, tapi krusial perannya.
Ia bekerja diam-diam di balik energi, darah, kulit, saraf, dan imun.
