Mapping dari lighting dalam interior penting untuk menciptakan suasana ruang sesuai fungsi yang optimal.

πŸ›‹οΈ 1. Ruang Tamu

Tujuan rasa: hangat, menyambut, nggak silau

  • Ambient:
    • Downlight warm / cove lighting
      β†’ dasar cahaya, jangan terlalu terang
  • Task:
    • Biasanya minim
    • Kalau ada baca/kerja ringan β†’ standing lamp / table lamp
  • Accent:
    • Lampu dinding tekstur
    • Lampu lukisan / sudut dekor

πŸ“Œ Kunci: ruang tamu lebih ke rasa, bukan kerja.


🍽️ 2. Ruang Makan

Tujuan rasa: akrab, fokus ke meja

  • Ambient:
    • Lampu plafon lembut
  • Task (utama):
    • Pendant tepat di atas meja makan
      β†’ ini task + decorative
  • Accent:
    • Wall light / hidden light di dinding

πŸ“Œ Kunci: meja lebih terang dari sekitarnya β†’ fokus & intim.


🍳 3. Dapur

Tujuan rasa: bersih, aman, presisi

  • Ambient:
    • Downlight neutral light
  • Task (WAJIB):
    • Lampu bawah kabinet
    • Lampu area sink & kompor
  • Accent:
    • Rak terbuka / backsplash tekstur

πŸ“Œ Kunci: dapur tanpa task lighting = capek mata.


πŸ›οΈ 4. Kamar Tidur

Tujuan rasa: tenang, turun tempo

  • Ambient:
    • Cove lighting / plafon lembut
  • Task:
    • Lampu baca kiri–kanan bed
    • Lampu meja rias
  • Accent:
    • Headboard lighting
    • Lampu sudut lembut

πŸ“Œ Kunci: hindari lampu tepat di atas kepala.


🚿 5. Kamar Mandi

Tujuan rasa: bersih tapi nyaman

  • Ambient:
    • Downlight plafon
  • Task (krusial):
    • Lampu di sisi cermin (bukan cuma atas!)
  • Accent:
    • Niche shower
    • Lampu bawah vanity

πŸ“Œ Kunci: bayangan wajah harus minim.


πŸ“š 6. Ruang Kerja

Tujuan rasa: fokus tanpa tegang

  • Ambient:
    • Cahaya merata
  • Task (utama):
    • Desk lamp langsung ke area kerja
  • Accent:
    • Rak buku / dinding tekstur

πŸ“Œ Kunci: task lebih terang dari ambient.